Raudha Homebase,BNA 53462,INA
+6281327173702
info@jaami.id

Gawat! Arab Saudi Memberlakukan Jam Malam.

Gawat! Arab Saudi Memberlakukan Jam Malam.

Jaami.id. Pemerintah Arab Saudi resmi memberlakukan jam malam selama 24 jam penuh.

Dikutip dari Arab News,  Jam malam 24 jam diterapkan untuk pertama kalinya di kota Riyadh, Tabuk, Dammam, Dhahran dan Al-Hofuf, dan dilanjutkan provinsi Jeddah, Taif, Qatif dan Alkhobar,

Arab Saudi menempatkan ibukota Riyadh dan kota-kota besar lainnya di bawah jam malam 24 jam mulai hari Senin, 6 April 2020.

Jaringan Amal Antar Masjid menerima berita tentang pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa masuk atau keluar dari area itu tidak akan diizinkan, kecuali untuk pekerja vital. Penduduk diperbolehkan meninggalkan rumah mereka untuk keperluan medis atau makanan di dalam area perumahan mereka dan antara pukul 6 pagi dan 3 sore.

Lima belas lembaga pemerintah berkoordinasi untuk memfasilitasi pemulangan warga Arab Saudi dari luar negeri di tengah wabah global coronavirus. Selama jumpa pers harian, juru bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly, mengatakan bahwa kementeriannya bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dalam operasi repatriasinya.

Di Kerajaan Saudi,  jumlah total kasus yang dikonfirmasi adalah 2.605 dengan 203 kasus baru dicatat pada hari Minggu. Dia mengatakan bahwa 551 pasien telah pulih dan 2.016 masih dirawat. Jumlah kematian di Kerajaan mencapai 38.

Al-Aly mengatakan bahwa pembaruan tentang COVID-19 di Kerajaan dengan detail penyebaran geografisnya dapat ditemukan di covid19.moh.gov.sa.

Juru bicara Kementerian Pariwisata Anas Al-Sulai mengatakan: “Kementerian Pariwisata telah menyediakan lebih dari 11.000 kamar hotel untuk menampung orang-orang Saudi yang kembali dari luar negeri, karena mereka akan diisolasi untuk memastikan keselamatan mereka,” kata Al-Sulai.

Operasi ini mencakup delapan layanan elektronik dan keterlibatan 15 badan pemerintah yang bekerja 24 jam untuk memastikan penyelesaian operasi dengan aman.

Seorang juru bicara Kementerian Urusan Kota dan Pedesaan, Naif Al-Otaibi, mengatakan bahwa 22.000 perangkat sanitasi lingkungan dan 15.000 kader digunakan untuk membersihkan dan mengendalikan daerah.

Menurut Saudi Press Agency, Direktorat Jenderal Paspor meminta semua warga dan penduduk untuk mengaktifkan fitur untuk menerima pemberitahuan untuk layanan yang tersedia melalui aplikasi “Absher” untuk layanan elektronik pada smartphone. Dengan demikian, pengguna akan dapat menerima informasi tentang status dokumen resmi mereka dan tanggal kedaluwarsa mereka.

Keputusan Pemerintah Saudi untuk memberlakukan Jam malam ini makin mempertegas sikap Saudi sebelumnya yang membatasi semaksimal mungkin penyebaran aCovid-19, diantaranya dengan melakukan penundaan kedatangan Jamaah Umrah dan Haji tahun 2020, yang sempat menjadi polemik di negara-negara Islam pengirim Jamaah termasuk Indonesia.

Registrations
Register with us by filling out the form below.

Password must be at least 7 characters long.
Password must be at least 7 characters long.

Please login to view this page.
Please login to view this page.
Please login to view this page.